Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Asα Perjuαngαn Ku Terlilit Jeritαn Tαngis

Gambar
Cerpen                                     Asα Perjuαngαn Ku                                     Terlilit Jeritαn Tαngis Perjuangαn Memαng Hαl Yang Berat Bαgi Setiαp Insαn,Inilαh Katα Yang Pαs Bαgi Tαjuk rubrik Secαrik Rαngkαiαn Penαh Ini• Berawal  dari  kampung  Halaman ku,selalu  ku  tulis  dalam kisah  dan simpan  di benak  ku, Perjuangan itu  memang  pedih' mengeruk segalah macam pikiran, Menjenuhkan Otak, Melemas kan Badan, Ahh...Sebetulnya itu yang di ajarkan Orang  Tua` ku, saat Aku kecil sampai usia dini-Dewasa, mereka mendegukan sebuah Kata" Belajarlah menjadi peribadimu, jangan melanggar Hak Orang Lain,ingat.!.kamu mengenyam pendidikan jauh dari pantauan Orang Tua, Jaga diri baik-baik, namun, apa daya, saat ini aku terjer...

Sepotong Senjah untuk Pacar Ku

Gambar
Oleh:Fenina Bura Kaka Sapaan:Feni Profesi:sat ini masi kosentrasi ilmu Bahasa Asing.  Pedamu: 13 Desember 1997 Sumba Barat NTT (SBD)  SEPOTONG SENJAH UNTUK PACAR KU Cerita pendek.  Fenina Bura Kaka (Feni) Pedamu, 31-12-1997 Saat ini masi kosentrasi  ilmu Bahasa Asing.  Cerita pendek sepotong Senjah, itu merupakan kisah asmarah yang lagi gejolak di sini penulis di beri nama alias, yaitu Alina adalah seorang gadis berparas cantik dan selalu terpesonah dengan laki-laki yang bernama sukab, percintahan mereka ini lagi bergelora atau lagi memboming, yaitu Alina super jatuh cinta dengan sukab sedang kan sukab super jatuh cintah dengan Alina, kemudian ada tukang pos adalah melambang kan Heroni, senjah itu pesonanya begitu luar biasa yang kurang beruntung tidak mampu melihat secara visual,senjah itu,penulis mengambarkan seorang yang datang ke pantai kemudian senjah itu terpancar di belakanya,tapi yang sangat menarik ialah dengan pasti dia hilang...

SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU

Gambar
CERITA PENDEK S EPOTONG SENJA UNTUK PACARKU 28 SEPTEMBER 2018  Ferryanus Djharu Penulis dan peminat sastra Gambar S enjah dan cakrawala  Sepotong Senja Untuk Pacarku Alina tercinta, Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja–dengan angin, debur ombak, matahari terbenam, dan cahaya keemasan. Apakah kamu menerimanya dalam keadaan lengkap? Seperti setiap senja di setiap pantai, tentu ada juga burung-burung, pasir yang basah, siluet batu karang, dan barangkali juga perahu lewat di jauhan. Maaf, aku tidak sempat menelitinya satu persatu. Mestinya ada juga lokan, batu yang berwarna-warni, dan bias cahaya cemerlang yang berkeretap pada buih yang bagaikan impian selalu saja membuat aku mengangankan segala hal yang paling mungkin kulakukan bersamamu meski aku tahu semua itu akan tetap tinggal sebagai kemungkinan yang entah kapan menjadi kenyataan. Kukirimkan sepotong senja ini untukmu Alina, dalam amplop yang tertutup rapat, dari jauh, karena aku i...